Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tumbuh Positif, Pariwisata Bangkit!

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan Mei 2025 tercatat sebanyak 1,31 juta kunjungan wisman, mengalami kenaikan sebesar 14,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, selama Januari hingga Mei 2025, kunjungan wisman tumbuh sebesar 7,44%.

Angka ini menjadi sinyal kebangkitan sektor pariwisata pascapandemi, yang sebelumnya sempat terpuruk cukup dalam.

Pertumbuhan Terbesar dari Asia dan Timur Tengah

Kawasan Asia non-ASEAN mencatatkan pertumbuhan tertinggi, dengan peningkatan mencapai 20,75%. Sementara itu, kunjungan dari kawasan Timur Tengah juga meningkat signifikan hingga 35,39%.

Hal ini menunjukkan efektivitas strategi promosi pariwisata Indonesia di kawasan tersebut serta meningkatnya minat wisatawan global terhadap kekayaan alam dan budaya Nusantara.

Sebaliknya, kunjungan dari kawasan Amerika mengalami sedikit penurunan sebesar 1,30%, yang masih tergolong wajar dalam dinamika global pascapandemi.

Wisatawan Nusantara Tak Kalah Antusias

Selain dari mancanegara, pergerakan wisatawan domestik juga menunjukkan tren positif.

Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang Mei 2025 meningkat sebesar 17,81% dibandingkan tahun sebelumnya.

Data ini menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat Indonesia untuk menjelajahi berbagai destinasi lokal, khususnya setelah adanya kemudahan akses dan promosi digital yang masif.

Baca Juga:

Kemenparekraf Terus Dorong Pemulihan Pariwisata Nasional

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama jajarannya menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah pusat, daerah, pelaku industri, hingga komunitas pariwisata.

Langkah-langkah strategis seperti peningkatan kualitas destinasi, promosi terintegrasi, serta penguatan pelatihan SDM pariwisata terus dilakukan demi menjaga tren pertumbuhan ini.

Kemenparekraf juga terus memantau preferensi wisatawan dan mengembangkan paket wisata yang relevan dengan kebutuhan pasar global maupun domestik.

Data positif ini menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia tidak hanya bangkit, tetapi juga tumbuh dengan arah yang jelas dan menjanjikan.

Baik wisatawan mancanegara maupun nusantara, semuanya menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif dan membuka peluang baru bagi masyarakat.

Saatnya kita semua ikut ambil bagian untuk menjelajahi, merawat, dan mempromosikan kekayaan pariwisata Indonesia agar makin mendunia. Pariwisata tumbuh, Indonesia maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *