Boeing 737-10 Jalani Uji Rem Ekstrem di California, Jadi Langkah Penting Menuju Sertifikasi FAA

Uji rem ekstrem Boeing 737-10

Boeing kembali menarik perhatian dunia penerbangan setelah varian terbaru mereka, Boeing 737-10, sukses menjalani uji pengereman ekstrem atau maximum brake energy test di California, Amerika Serikat.

Pengujian tersebut menjadi salah satu tahap paling penting dalam proses sertifikasi keselamatan sebelum pesawat resmi dioperasikan secara komersial.

Dalam pengujian yang dilakukan di Edwards Air Force Base, Boeing memacu pesawat hingga kecepatan sekitar 180 knot atau sekitar 333 kilometer per jam sebelum melakukan pengereman penuh tanpa bantuan thrust reverser mesin.

Yang membuat pengujian ini semakin ekstrem adalah Boeing sengaja menggunakan sistem rem yang sudah aus hingga menyisakan sekitar 2 persen masa pakai untuk mensimulasikan kondisi terburuk dalam dunia penerbangan.

Simulasi Kondisi Darurat Paling Berat dalam Dunia Penerbangan

Dalam dunia aviasi, maximum brake energy test merupakan salah satu pengujian keselamatan paling kritis.

Tujuannya adalah memastikan pesawat tetap dapat berhenti dengan aman ketika pilot harus membatalkan lepas landas di kecepatan tinggi dan beban maksimum.

v333 km/jamv\approx333\ km/jamv≈333 km/jam

Menurut laporan resmi Boeing Official, pesawat diuji dengan bobot maksimum mencapai sekitar 89.765 kilogram atau 197.900 pound.

Pilot Boeing kemudian memacu pesawat di landasan sepanjang 15.000 kaki sebelum melakukan pengereman penuh tanpa menggunakan sistem pembalik dorong mesin.

Hasilnya, Boeing 737-10 berhasil berhenti dengan aman di sekitar jarak 11.000 kaki.

Suhu Rem Capai Lebih dari 1.300 Derajat Celsius

Salah satu hal paling menegangkan dari pengujian ini adalah suhu panas ekstrem yang dihasilkan sistem pengereman.

Energi besar akibat perlambatan mendadak membuat temperatur rem mencapai lebih dari 2.500 derajat Fahrenheit atau sekitar 1.371 derajat Celsius.

1371C1371^\circ C1371∘C

Dalam kondisi tersebut, roda pesawat bahkan dirancang memiliki thermal fuse plug yang akan meleleh secara otomatis untuk melepaskan tekanan udara ban dan mencegah ledakan.

Tim pemadam kebakaran kemudian menunggu selama lima menit sebelum melakukan pendinginan untuk mensimulasikan waktu respons darurat bandara komersial.

Boeing menyebut seluruh sistem pengereman bekerja sesuai desain dan tidak mengalami kegagalan fungsi meski berada dalam kondisi ekstrem.

Boeing 737-10 Jadi Senjata Baru Lawan Airbus A321neo

Boeing 737 MAX 10 merupakan varian terbesar dalam keluarga Boeing 737 MAX.

Pesawat ini dirancang untuk mengangkut hingga 230 penumpang dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Spesifikasi utama Boeing 737-10:
  • panjang sekitar 43,8 meter
  • kapasitas hingga 230 penumpang
  • emisi karbon lebih rendah
  • tingkat kebisingan lebih rendah dibanding 737 NG

Menurut Boeing, pesawat ini ditujukan untuk bersaing langsung dengan Airbus A321neo di pasar pesawat lorong tunggal berkapasitas besar.

Dengan kapasitas lebih besar tetapi biaya operasional yang tetap efisien, Boeing berharap 737-10 menjadi pilihan maskapai untuk rute padat penumpang.

Boeing Perkuat Sistem Rem untuk Menopang Beban Lebih Besar

Karena memiliki bodi lebih panjang dibanding varian sebelumnya, Boeing juga melakukan peningkatan besar pada sistem landing gear dan rem pesawat.

Dalam penjelasan resminya, Boeing menyebut sistem rem terbaru pada 737-10 menggunakan rotor tambahan dan torque tube yang lebih panjang untuk menghasilkan daya pengereman lebih kuat.

FbrakeF_{brake}\uparrowFbrake​↑

Teknologi tersebut menjadi salah satu faktor penting agar pesawat tetap aman saat membawa beban maksimum di landasan panjang maupun kondisi cuaca tertentu.

Target Sertifikasi FAA Rampung Akhir 2026

Keberhasilan uji rem ekstrem ini menjadi langkah besar menuju proses sertifikasi resmi dari Federal Aviation Administration atau FAA.

Boeing menargetkan sertifikasi tipe Boeing 737-10 dapat selesai pada akhir 2026 sehingga pengiriman pertama ke maskapai pelanggan dapat dimulai pada 2027.

Pengujian tersebut juga menjadi bagian penting bagi Boeing untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap keluarga pesawat 737 MAX setelah berbagai tantangan keselamatan dalam beberapa tahun terakhir.

Industri Penerbangan Menunggu Kehadiran Boeing 737-10

Kehadiran Boeing 737-10 diprediksi akan menjadi salah satu persaingan terbesar di industri penerbangan global beberapa tahun ke depan.

Maskapai penerbangan kini semakin mencari pesawat yang hemat bahan bakar, kapasitas besar, emisi lebih rendah, biaya operasional efisien dan tetap nyaman untuk penerbangan jarak menengah. Karena itu, keberhasilan pengujian ekstrem ini dianggap sebagai pencapaian penting bagi Boeing dalam menghadapi kompetisi ketat industri aviasi modern.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *