Daily-life.id – Kepulangan Prince Harry dan Meghan Markle ke Inggris ternyata belum otomatis membuat hubungan mereka dengan keluarga kerajaan kembali seperti dulu. Justru setelah pasangan Sussex itu kembali tinggal di Inggris, sebuah surat dari Raja Charles III kembali menegaskan status kerajaan Harry dan Meghan.
Yang membuat cerita ini menarik, Harry dan Meghan disebut cukup terkejut dengan cara surat tersebut disampaikan kepada publik.
Jadi, sebenarnya apa yang terjadi?
Status kerajaan Harry dan Meghan kembali diperjelas
Dalam surat yang dikeluarkan atas arahan Raja Charles III melalui Lord Chamberlain, posisi Harry dan Meghan sebagai anggota keluarga kerajaan yang tidak menjalankan tugas resmi kembali ditegaskan.
Surat tersebut ditujukan kepada pejabat senior pemerintah, militer, serta perwakilan kerajaan di berbagai wilayah Inggris. Tujuannya disebut untuk menghindari kebingungan mengenai bagaimana Harry dan Meghan harus diperlakukan dalam kapasitas resmi.
Intinya cukup jelas, dimana kepulangan mereka ke Inggris tidak mengubah posisi yang sudah berlaku sejak pasangan ini mundur dari tugas kerajaan pada 2020.
Harry dan Meghan tetap dikenal sebagai Duke dan Duchess of Sussex. Namun, penggunaan gelar His Royal Highness (HRH) dan Her Royal Highness (HRH) tetap tidak digunakan secara resmi.
Dengan kata lain, pulang ke Inggris bukan berarti otomatis kembali menjadi working royal.
Kenapa Harry dan Meghan sampai terkejut?
Nah, di sinilah bagian yang membuat cerita ini ramai.
Menurut laporan sejumlah media, perwakilan Harry dan Meghan hanya menerima salinan surat tersebut sekitar satu jam sebelum surat itu dirilis kepada media. Tim mereka disebut hanya memiliki waktu sangat terbatas untuk memberikan tanggapan.
Pihak Harry dan Meghan kemudian menyatakan bahwa mereka “a little surprised” karena tidak mendapat pemberitahuan lebih awal mengenai surat tersebut.
Secara isi, sebenarnya surat itu tidak mengubah status mereka. Tetapi cara dan timing penyampaiannya menjadi perhatian.
Apalagi, Harry dan Meghan baru saja kembali ke Inggris setelah sekitar enam tahun tinggal di Amerika Serikat.
Mereka kembali ke Inggris, tetapi bukan sebagai working royal
Harry dan Meghan meninggalkan tugas kerajaan pada 2020 dan kemudian membangun kehidupan mereka sendiri di Amerika Serikat.
Keduanya juga menjalankan berbagai aktivitas komersial dan kegiatan sosial secara independen dari institusi kerajaan.
Karena itu, surat Raja Charles kembali menggarisbawahi satu hal penting: kegiatan amal yang dilakukan Harry dan Meghan merupakan aktivitas pribadi mereka, bukan kegiatan resmi atas nama keluarga kerajaan.
Ini penting karena Harry dan Meghan tetap memiliki popularitas global yang sangat besar.
Mereka bisa menghadiri acara, menjalankan proyek sosial, bekerja sama dengan perusahaan, hingga melakukan kegiatan media. Namun, semua itu dilakukan sebagai individu yang sudah tidak menjalankan tugas resmi kerajaan.
Baca Juga:
- Geger! Met Gala 2026 Dibayangi Boikot Selebritas, Zendaya Tak Hadir, Ada Apa?
- Drama Met Gala 2026! Meghan Markle hingga Brooklyn Beckham Disebut Masuk “Daftar Hitam” Anna Wintour
- Lady Gaga Resmi Jadi Ibu! Ini Perjalanan Cinta Manisnya Bareng Michael Polansky
Masalahnya bukan cuma soal gelar
Kalau dilihat lebih jauh, persoalan Harry dan Meghan sebenarnya bukan sekadar apakah mereka boleh menggunakan gelar HRH atau tidak.
Ada persoalan yang jauh lebih sensitif, yaitu: keamanan, penggunaan fasilitas negara, protokol resmi, dan batas antara kehidupan pribadi dengan status mereka sebagai anggota keluarga kerajaan.
Surat tersebut juga menegaskan bahwa pertanyaan mengenai perlakuan resmi dan kemungkinan penggunaan dana publik harus diarahkan kepada Buckingham Palace. Sementara urusan keamanan operasional berada di bawah otoritas kepolisian terkait.
Hal ini menjadi semakin penting karena Harry selama bertahun-tahun memperjuangkan persoalan keamanan ketika berada di Inggris.
Setelah kembali ke Inggris, keputusan mengenai tingkat perlindungan mereka kembali menjadi perhatian pemerintah melalui RAVEC, yaitu komite yang menangani keamanan anggota keluarga kerajaan dan tokoh penting lainnya.
Kepulangan Harry dan Meghan justru membuka babak baru
Menariknya, Harry dan Meghan sekarang kembali menjalani berbagai aktivitas di Inggris.
Harry dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan Invictus Games dan WellChild, sementara aktivitas publik pasangan ini kembali menjadi sorotan media Inggris.
Artinya, meskipun mereka bukan working royal, popularitas dan pengaruh Harry dan Meghan tetap sulit dipisahkan dari keluarga kerajaan.
Inilah yang membuat kepulangan mereka menjadi situasi yang cukup unik.
Mereka bukan lagi anggota kerajaan yang menjalankan tugas resmi, tetapi tetap merupakan dua figur paling dikenal yang memiliki hubungan langsung dengan keluarga kerajaan Inggris.
Jadi, apakah Harry dan Meghan kembali menjadi bagian dari kerajaan?
Secara keluarga, tentu saja hubungan darah dan gelar Duke serta Duchess of Sussex tetap ada. Tetapi secara tugas resmi, jawabannya tidak.
Surat Raja Charles justru memperjelas bahwa kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris tidak mengubah kesepakatan yang sudah berlaku.
Bagi publik, mungkin ini terlihat seperti persoalan gelar.
Namun di baliknya ada persoalan yang jauh lebih besar, yaitu: siapa yang mewakili kerajaan, siapa yang membiayai kegiatan tertentu, bagaimana keamanan diberikan, dan di mana batas antara kehidupan pribadi dengan institusi kerajaan.
Dan dengan Harry serta Meghan kembali aktif di Inggris, cerita tentang keluarga Sussex tampaknya masih jauh dari selesai.
