Jonathan Taylor Thomas Tinggalkan Hollywood di Puncak Popularitas, Ini Alasan Sebenarnya

Jonathan Taylor Thomas

daily-life.id – Bagi generasi 1990-an, nama Jonathan Taylor Thomas atau JTT mungkin langsung membawa kembali kenangan tentang Home Improvement, suara Simba muda di The Lion King, hingga poster bintang remaja yang pernah memenuhi majalah.

Namun, ada satu hal yang membuat perjalanan JTT berbeda dari banyak mantan bintang cilik lainnya.

Ketika popularitasnya sedang tinggi-tingginya, Jonathan Taylor Thomas justru memilih mundur dari sorotan Hollywood. Bukan karena kariernya gagal atau tidak lagi mendapatkan tawaran pekerjaan. Ia memang ingin punya kehidupan lain di luar kamera.

JTT Pergi Saat Kariernya Sedang Bersinar

Thomas mulai dikenal luas melalui Home Improvement, serial ABC yang berlangsung selama delapan musim. Ia memerankan Randy Taylor, salah satu anak Tim dan Jill Taylor.

Di usia yang masih sangat muda, kariernya berkembang cepat. Pada 1994, ia menjadi pengisi suara Simba muda dalam The Lion King, kemudian muncul dalam sejumlah film seperti Tom and Huck, Man of the House, Wild America dan I’ll Be Home for Christmas.

Tetapi pada 1998, ketika usianya baru 16 tahun, Thomas meninggalkan Home Improvement.

Alasannya ternyata cukup sederhana: ia ingin kembali menjalani kehidupan sebagai anak sekolah.

Dalam wawancara di salah satu media global, Thomas mengatakan ia ingin kembali bersekolah dan menikmati hal-hal yang biasanya dilakukan remaja, termasuk menghadiri pertandingan football bersama teman-temannya.

Buat seorang aktor muda yang sedang sangat populer, keputusan tersebut tentu tidak biasa.

Sejak Remaja, JTT Sudah Punya Pandangan Berbeda soal Popularitas

Menariknya, keinginan untuk tidak menjadikan ketenaran sebagai seluruh hidupnya ternyata sudah terlihat sejak Thomas masih remaja.

Dalam wawancara dengan Premiere pada 1996, ia mengatakan bahwa setiap pekerjaan pada akhirnya memiliki batas dan seseorang tidak seharusnya membangun seluruh hidup hanya berdasarkan satu hal.

Thomas juga ingin memiliki pendidikan dan kemampuan lain yang bisa menjadi bekal jika suatu hari karier aktingnya berubah.

Ia bahkan pernah menggambarkan kehidupan di luar industri hiburan sebagai ruang di mana dirinya bisa menjadi “Jonathan”, bukan sekadar Jonathan Taylor Thomas yang dikenal publik.

Pandangan tersebut kemudian terlihat dari keputusan-keputusannya setelah meninggalkan televisi.

Dari Hollywood ke Harvard, St Andrews dan Columbia

Setelah menyelesaikan sekolah menengah, Thomas tidak langsung mengejar lebih banyak peran.

Ia kemudian belajar filsafat di Harvard University, menghabiskan satu tahun di University of St Andrews di Skotlandia, dan akhirnya menyelesaikan pendidikan di Columbia University pada 2010.

Dalam wawancara dengan People pada 2013, Thomas menjelaskan bahwa ia telah bekerja terus-menerus sejak usia delapan tahun. Ia ingin sekolah, bepergian dan mengambil waktu untuk dirinya sendiri.

Jadi, istilah “menghilang dari Hollywood” sebenarnya tidak sepenuhnya tepat.

Thomas hanya memilih mengubah prioritas hidupnya.

Baca juga:

Ia Sempat Kembali, Tapi Bukan untuk Mengejar Popularitas

JTT ternyata tidak benar-benar menutup pintu dari dunia hiburan.

Pada 2013–2016, ia tampil sebagai bintang tamu di Last Man Standing, serial yang dibintangi Tim Allen, dan juga menyutradarai beberapa episode.

Tim Allen kemudian mengatakan Thomas menyukai penyutradaraan dan bekerja dengan para aktor.

Sementara Patricia Richardson, pemeran Jill Taylor di Home Improvement, mengatakan pada 2024 bahwa Thomas tidak terlalu tertarik kembali menjadi aktor dan lebih ingin menulis serta menyutradarai.

Itulah yang membuat kisah Jonathan Taylor Thomas terasa berbeda.

Ia bukan benar-benar meninggalkan dunia kreatif. Ia hanya tidak lagi menjadikan menjadi bintang di depan kamera sebagai pusat kehidupannya.

Popularitas Boleh Datang, Tapi Tidak Harus Menentukan Hidup

Kini, setiap kemunculan Thomas di ruang publik masih bisa menjadi berita karena penggemar lama langsung bernostalgia.

Tetapi keputusan yang ia buat sejak usia 16 tahun sebenarnya menawarkan cerita yang lebih menarik daripada sekadar “mantan bintang cilik menghilang”.

JTT memilih sekolah ketika kariernya sedang tinggi, mengeksplorasi kehidupan di luar Hollywood, lalu kembali sesekali dengan peran yang lebih sesuai dengan minatnya.

Dan mungkin, itulah alasan nama Jonathan Taylor Thomas masih menarik perhatian sampai sekarang.

Bukan karena ia terus berada di layar.

Justru karena ia pernah memilih untuk keluar dari sorotan dan menjalani hidup dengan caranya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *