Kalau bicara jam tangan mewah, kebanyakan orang langsung menyebut Rolex atau Omega.
Padahal, ada brand jam tangan high luxury yang sudah eksis lebih dari 100 tahun, tetap jadi incaran kolektor dunia, dan punya nilai sejarah luar biasa.
Sayangnya, banyak orang tidak tahu bahwa brand-brand ini adalah masterpiece sesungguhnya dalam dunia horologi.
Di artikel ini, kita akan membongkar beberapa nama besar yang mungkin jarang terdengar di telinga masyarakat umum, tapi dihormati setinggi langit oleh para kolektor jam tangan sejati.
1. Vacheron Constantin (Didirikan 1755 – 269 Tahun)
Salah satu merek tertua di dunia. Vacheron Constantin berdiri bahkan sebelum banyak negara modern lahir.
Brand asal Swiss ini terkenal dengan komplikasi rumit seperti tourbillon dan perpetual calendar.
- Nilai jual: Bukan hanya jam, tapi karya seni mekanis.
- Kenapa banyak tak tahu: Karena popularitasnya kalah “bising” dibanding Rolex, padahal kelasnya jauh di atas.
- Ikon: Seri Overseas dan koleksi high complication yang dibuat terbatas.
- Harga: Mulai dari Rp350 juta – Rp5 miliar, model langka bisa menembus Rp10 miliar+ di lelang.
2. Audemars Piguet (1875 – 149 Tahun)
Nama ini sering didengar di kalangan kolektor, terutama karena seri Royal Oak.
Namun, sedikit yang tahu kalau Audemars Piguet adalah pelopor desain sport-luxury watch berbahan baja yang mengubah wajah industri jam tangan mewah.
- Nilai jual: Desain ikonik + inovasi mekanis.
- Kenapa masterpiece: Setiap jam dibuat dengan tingkat kerajinan tangan luar biasa, bukan sekadar mesin produksi massal.
- Ikon: Royal Oak – jam tangan ikonik yang mengubah sejarah desain horologi.
- Harga: Mulai dari Rp500 juta – Rp5 miliar, tergantung material dan komplikasi.
3. Breguet (1775 – 249 Tahun)
Kalau bicara inovasi horologi, nama Abraham-Louis Breguet adalah pionir. Dial dengan “Breguet hands” yang klasik, hingga penemuan tourbillon, semua berasal dari merek ini.
Banyak jam tangan modern hari ini masih memakai warisan desain Breguet.
- Nilai jual: Sejarah panjang + inovasi teknis.
- Kenapa jarang dikenal: Karena citranya terlalu aristokrat dan tidak mengincar pasar massal.
- Ikon: Breguet Classique dan Marine.
- Harga: Berkisar Rp250 juta – Rp3 miliar. Model vintage tertentu bisa lebih mahal karena nilai sejarahnya.
4. Jaeger-LeCoultre (1833 – 191 Tahun)
Dikenal sebagai “watchmaker’s watchmaker”, Jaeger-LeCoultre (JLC) bukan hanya membuat jam untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk brand-brand besar lain.
Seri ikonik seperti Reverso menjadi simbol desain elegan klasik.
- Nilai jual: Jam multifungsi dengan heritage kuat.
- Kenapa masterpiece: Kolektor sejati tahu kualitasnya, tapi masyarakat umum sering melewatkannya karena branding JLC tidak seekstrim kompetitornya.
- Harga: Sekitar Rp120 juta – Rp1,5 miliar.
5. Patek Philippe (Didirikan 1839 – 186 Tahun)
Dikenal sebagai “King of Complications”, Patek Philippe menciptakan jam tangan dengan tingkat kerumitan mekanis yang luar biasa.
Hampir semua jam dibuat handmade dengan finishing mendetail.
- Fun fact: Banyak keluarga kerajaan, tokoh politik, dan miliarder menjadikan Patek sebagai simbol prestise.
- Harga: Mulai Rp300 juta – Rp2 miliar untuk model populer seperti Nautilus atau Aquanaut. Model langka bisa mencapai Rp10 miliar+ di pelelangan.
6. Blancpain (Didirikan 1735 – 289 Tahun)
Blancpain adalah brand jam tangan tertua di dunia. Walau namanya jarang terdengar di kalangan awam, di dunia kolektor, Blancpain adalah legenda.
- Ikon: Seri Fifty Fathoms, jam selam pertama di dunia yang jadi standar diver’s watch modern.
- Harga: Kisaran Rp120 juta – Rp1,5 miliar, tergantung model dan komplikasi.
7. Girard-Perregaux (Didirikan 1791 – 234 Tahun)
Mungkin terdengar asing bagi masyarakat umum, tapi Girard-Perregaux adalah pionir banyak inovasi horologi, salah satunya desain Tourbillon with Three Gold Bridges.
- Kenapa masterpiece: Inovatif, elegan, tapi sering luput dari radar masyarakat umum.
- Harga: Umumnya Rp150 juta – Rp1 miliar, tapi model langka bisa jauh lebih tinggi.

Baca juga:
- Mengenal Model Mobil Populer: Fungsi, Siapa yang Cocok, dan Plus–Minusnya
- Dashcam Mobil: Alat Kecil yang Bisa Jadi Penyelamat di Jalan
8. Zenith (Didirikan 1865 – 160 Tahun)
Zenith dikenal dengan mesin jam El Primero (1969), salah satu chronograph otomatis paling presisi di dunia. Brand ini lebih sering dibicarakan oleh para penggemar serius ketimbang masyarakat umum.
- Kenapa istimewa: Fokus pada akurasi tinggi dan desain maskulin.
- Harga: Mulai Rp90 juta – Rp700 juta untuk model modern seperti Chronomaster.
9. Longines (Didirikan 1832 – 193 Tahun)
Longines sering dianggap “kelas menengah” oleh orang awam karena koleksi yang masih terjangkau. Padahal, Longines punya warisan sejarah panjang dalam dunia aviasi dan olahraga.
- Kenapa istimewa: Koleksi heritage mereka punya nilai historis tinggi.
- Harga: Lebih “ramah” di kantong, sekitar Rp25 juta – Rp80 juta. Namun, vintage Longines bisa mencapai ratusan juta di lelang.
Jam tangan berusia lebih dari 100 tahun ini bukan sekadar alat penunjuk waktu, melainkan warisan seni, teknik, dan sejarah yang hidup.
Masyarakat awam mungkin hanya mengenal Rolex atau TAG Heuer karena marketing mereka sangat kuat. Tapi, para kolektor sejati tahu bahwa masterpiece horologi ada di tangan brand seperti Patek Philippe, Vacheron Constantin, Breguet, Blancpain, hingga Audemars Piguet.
Nilainya memang fantastis, tapi yang Anda beli bukan hanya jam melainkan sepotong sejarah yang bisa diwariskan lintas generasi.
