Daily-life.id — Pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan RI terjadi begitu cepat pekan ini.
Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin, 14 September 2026, di Istana Negara, Jakarta — dan prosesnya berlangsung dalam hitungan jam, bukan hari.
Diberitahu Pagi, Dilantik Siang Itu Juga
Suahasil sendiri mengaku baru menerima kabar soal pelantikannya di pagi hari yang sama. “Prosesnya disampaikan tadi pagi dan untuk persiapan pelantikan siang ini,” ujarnya usai resmi dilantik.
Kabar itu datang langsung dari pihak Istana. Suahasil bercerita dirinya dihubungi untuk datang, lalu langsung bertemu Presiden Prabowo Subianto sebelum mengikuti prosesi pelantikan.
Sebelum kabar pelantikan itu datang, Suahasil sempat terlihat mendatangi Istana Negara pada Senin siang, di tengah isu reshuffle kabinet yang memang sudah mulai berembus.
Saat itu, ia mengenakan setelan jas lengkap dengan dasi biru. Ia mengaku belum sempat berkomunikasi dengan Purbaya di hari pelantikannya. “Enggak. Hari ini enggak ada,” jawabnya singkat saat ditanya apakah sempat bicara dengan Purbaya sebelum dilantik.
Pengangkatan ini tertuang resmi dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan
Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029.
Suahasil menyebut amanah ini sebagai bentuk kepercayaan besar. “Ini tentu adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden dan dari Republik Indonesia kepada saya,” ujarnya.
Rekam Jejak Panjang di Kemenkeu
Meski pelantikannya berlangsung mendadak, Suahasil sebenarnya bukan sosok baru di Kementerian Keuangan.
Sebelum resmi jadi menteri, ia menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 21 Oktober 2024, ini adalah posisi yang juga pernah ia emban di periode sebelumnya,
sejak 25 Oktober 2019 di era Kabinet Indonesia Maju, mendampingi langsung Menteri Keuangan saat itu, Sri Mulyani Indrawati.
Jejak kariernya di Kemenkeu bahkan terbentuk jauh lebih awal. Ia dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) secara definitif pada 31 Oktober 2016.
Sebelum itu, ia sempat menjabat anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015),
Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), serta anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).
Baca juga:
- Ekspor Logam Indonesia Tertahan, Pemeriksaan Rare Earth Picu Kekhawatiran Industri Tambang
- Destry Damayanti Calon Perempuan Pertama Pimpin Bank Indonesia, Sosok Ekonom yang Menentukan Arah Ekonomi Indonesia
- Apakah Ekonomi Indonesia Benar-Benar Bertumbuh? Ini yang Jarang Dibahas di Balik Angka PDB
Latar Belakang Akademis yang Kuat
Suahasil lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Jenjang pendidikannya konsisten di bidang ekonomi: gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1988-1994), dilanjutkan Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat (1995-1997), dan gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign (2000-2003).
Perjalanan profesionalnya justru berakar kuat di dunia akademik. Ia memulai karier sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999, sebelum akhirnya meraih gelar Guru Besar (Profesor) bidang Ilmu Ekonomi pada 2009.
Di lingkungan kampus, ia pernah menjabat Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008), dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).
Hal ini merupakan kombinasi rekam jejak akademis dan birokrasi yang jarang dimiliki pejabat setingkat menteri.
Menggantikan Purbaya yang Baru Menjabat Setahun
Purbaya Yudhi Sadewa sendiri sebelumnya menjabat Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati, dengan serah terima jabatan berlangsung 9 September 2025,
yang artinya masa jabatan Purbaya di kursi Menteri Keuangan berlangsung tepat setahun sebelum pergantian ini terjadi.
Bagaimana Reaksi Pasar?
Pergantian pucuk pimpinan Kemenkeu yang berlangsung cepat ini turut jadi salah satu sentimen yang dicermati pelaku pasar keuangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif di hari-hari berikutnya, dengan investor turut memantau perkembangan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) berbarengan dengan sentimen pergantian Menteri Keuangan baru ini.
Kelanjutan Kebijakan Fiskal
Dengan latar belakang panjangnya di Kementerian Keuangan, transisi kepemimpinan ini kemungkinan besar akan lebih menitikberatkan pada kesinambungan kebijakan fiskal yang sudah berjalan, mengingat Suahasil sendiri adalah bagian dari tim yang merumuskan berbagai kebijakan tersebut selama bertahun-tahun terakhir, termasuk periode ketika isu kualitas pertumbuhan ekonomi nasional sempat jadi perdebatan hangat kalangan ekonom belum lama ini.
