
Siap-siap, generasi boarding pass kertas akan segera pamit. Maskapai Ryanair bakal menghapus boarding pass kertas dan beralih sepenuhnya ke digital mulai 12 November 2025. Kebijakan ini diumumkan sebagai bagian dari langkah transformasi digital agar proses perjalanan makin cepat, efisien, dan ramah lingkungan.
Dalam pengumuman resminya, Ryanair menegaskan bahwa sebagian besar penumpang sudah terbiasa menggunakan boarding pass digital melalui aplikasi myRyanair.
Dengan transisi ini, mereka berharap pengalaman penerbangan menjadi lebih praktis dan bebas repot.
Namun, perubahan ini juga memicu sorotan dari berbagai pihak. Salah satu kritik datang dari organisasi advokasi lansia, Silver Voices yang menilai kebijakan digital 100% berpotensi mendiskriminasi orang tua yang belum familiar dengan teknologi.
Mereka menyebut bahwa langkah ini bisa membuat kelompok tertentu kesulitan dalam mengakses boarding pass.
Baca Juga:
- Mulai 1 Oktober 2025: Penumpang Luar Negeri Wajib Isi Kartu All Indonesia
- Tips Foto Traveling Estetik yang Bikin Kenangan Tak Terlupakan
Kekhawatiran lain terkait fasilitas digital juga muncul seperti ponsel mati, baterai habis, atau koneksi internet buruk bisa jadi hambatan besar.
Ryanair menanggapi ini dengan mengatakan akan tetap membantu penumpang yang mengalami kendala teknis.
Selama sudah melakukan check-in sebelumnya, mereka akan bisa mengakses nomro antrian di boarding gate sebagai backup.
Sementara itu, sebagian konsumen juga mempertanyakan apakah langkah ini ideal di semua negara, terutama di wilayah yang akses internetnya masih terbatas.
Beberpa netizen menyebut bahwa meski digital itu keren, tetap ada nilai kenyamanan dari boarding pass fisik yang bisa dilihat kapan saja tanpa ponsel.
Di sisi lain, para pendukung transformasi digital menyambut langkah ini sebagai langkah berani dari industri penerbangan.
Selain mengurangi penggunaan kertas (ramah lingkungan), perubahan ini dianggap selaras dengan tren digitalisasi global.
Jadi, bagi traveler: mulai sekarang pastikan aplikasi maskapai sudah terpasang di ponsel, proses check-in dilakukan jauh hari sebelum ke bandara, dan selalu siapkan solusi jika sesuatu tak sesuai harapan (misalnya power bank, dan koneksi internet cadangan).
Siapkah kamu menyambut era boarding pass digital?
