Daily-life.id – Kalau bicara makanan laut, maka seafood segar murah di Indonesia jawabannya. Mengapa?
Lautnya luas, ikan dan hasil lautnya beragam, dan banyak daerah pesisir yang menjadikan seafood sebagai bagian dari makanan sehari-hari.
Buat traveler, kondisi ini menarik banget. Tidak harus selalu makan di restoran mahal untuk menikmati ikan, cumi, udang atau kepiting. Di sejumlah daerah pesisir, seafood bisa ditemukan mulai dari warung sederhana, pasar ikan, rumah makan keluarga sampai restoran pinggir pantai.
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menunjukkan bahwa konsumsi ikan masyarakat Indonesia terus meningkat. Pada 2025, angka konsumsi ikan mencapai 26,08 kg per kapita.
Namun, daerah mana saja yang layak masuk daftar kuliner seafood?
1. Makassar: Seafood Segar dari Laut Langsung ke Meja
Kalau ada kota yang sulit dipisahkan dari seafood, Makassar adalah salah satunya.
Sebagai kota pelabuhan yang dekat dengan wilayah laut dalam, Makassar memiliki banyak pilihan ikan dan hasil laut. Indonesia Travel bahkan menyebut berbagai seafood di Makassar, mulai dari kepiting, ikan bakar, udang hingga seafood lainnya, banyak yang berasal dari hasil tangkapan segar.
Yang menarik, traveler tidak harus mencari restoran mewah.
Di sekitar kawasan kuliner pesisir, ikan bisa dibakar sederhana kemudian disantap bersama sambal. Jenis ikan seperti baronang, kakap dan kerapu juga populer.
Yang wajib dicoba adalah ikan bakar, cumi bakar, udang, kepiting, hingga ikan bakar bumbu rica atu parape
Inilah salah satu alasan seafood segar murah di Indonesia bisa menjadi pengalaman kuliner yang menarik: rasa ikan yang bagus sebenarnya tidak selalu membutuhkan bumbu rumit.
2. Ambon: Ikan Segar dengan Sambal Colo-Colo
Berpindah ke Maluku, ada Ambon.
Kota yang dikelilingi laut ini terkenal dengan beragam ikan laut. Salah satu ciri khasnya adalah ikan bakar yang disantap bersama sambal colo-colo.
Sambalnya sederhana, tetapi justru itu yang membuatnya menarik. Ada cabai, tomat, bawang dan perasan jeruk yang memberikan rasa segar untuk menemani ikan.
Buat traveler, konsepnya sederhana, yaitu ikan segar ditambah sambal segar dan nasi hangat.
Tidak perlu terlalu banyak saus.
Dan ketika bahan utamanya memang segar, rasa alami ikan justru menjadi bagian paling penting.
3. Manado: Seafood dan Sambal Pedas yang Bikin Nagih
Kalau Anda suka makanan pedas, Manado wajib masuk daftar.
Kuliner Manado terkenal dengan penggunaan cabai, rempah dan bahan segar. Seafood juga mudah ditemukan dalam berbagai olahan seperti ikan bakar, ikan woku dan ikan dengan sambal dabu-dabu.
Salah satu daya tariknya adalah rasa yang berani.
Ikan yang sebenarnya sudah gurih bisa dibuat semakin menggoda dengan sambal yang pedas, segar dan aromatik.
Bahkan sejumlah panduan kuliner Manado mencantumkan cakalang fufu, ikan bakar dan woku sebagai makanan yang patut dicoba traveler.



4. Lombok: Seafood Segar dengan Cita Rasa Khas Pulau
Lombok bukan cuma tentang pantai cantik dan ayam taliwang.
Daerah pesisirnya juga menawarkan berbagai pilihan seafood, terutama ikan bakar dan hasil laut yang disantap dengan sambal khas.
Yang membuat pengalaman makan seafood di Lombok menarik adalah suasananya.
Bayangkan ikan bakar hangat, nasi, sambal, kemudian dimakan sambil melihat laut.
Sederhana, tetapi sulit dilupakan.
Untuk traveler yang ingin makan hemat, pilihan warung lokal biasanya bisa menjadi alternatif dibanding restoran yang berada di kawasan wisata premium. Harga tentu berbeda-beda tergantung jenis seafood, lokasi dan ukuran porsinya.
5. Sulawesi Tenggara: Konsumsi Ikan Tinggi, Seafood Jadi Bagian Hidup Sehari-hari
Kalau mencari wilayah yang masyarakatnya memang dekat dengan budaya makan ikan, Sulawesi Tenggara menarik untuk diperhatikan.
Data KKP menunjukkan Sulawesi Tenggara termasuk provinsi dengan konsumsi ikan per kapita tertinggi. Dalam data Susenas 2024 yang diolah KKP, angkanya mencapai sekitar 43,38 kg per kapita.
Artinya, ikan bukan sekadar makanan wisatawan.
Bagi masyarakat di wilayah tersebut, ikan memang menjadi bagian penting dari menu sehari-hari.
Ini juga menjelaskan mengapa daerah yang dekat dengan sumber ikan cenderung memiliki budaya kuliner laut yang kuat.



Baca Juga:
- Makanan yang Paling Diburu Orang Indonesia di Malaysia, Bukan Cuma Nasi Lemak!
- Social Media Menghasilkan Uang Saat Ekonomi Sulit: Jangan Cuma Scroll!
- Jenis-Jenis Olahan Susu dan Kegunaannya: Dari Yogurt, Keju, Butter sampai Whey, Ternyata Fungsinya Beda-Beda
Kenapa Seafood di Daerah Pesisir Bisa Terasa Lebih Segar?
Ada alasan sederhana, dimana jarak antara sumber bahan baku dan konsumen relatif dekat.
KKP menyebut kedekatan dengan sumber bahan baku dan budaya konsumsi menjadi salah satu faktor yang membuat konsumsi ikan di wilayah Indonesia bagian timur lebih tinggi. Sebaliknya, persoalan distribusi dan rantai dingin dapat membuat harga ikan meningkat di wilayah yang jauh dari sumber produksi.
Jadi, istilah “murah” memang harus dilihat secara lokal.
Ikan yang murah di kota pesisir belum tentu murah di kawasan wisata premium atau kota besar. Begitu juga harga kepiting dan lobster jelas berbeda dengan ikan lokal.
Tetapi untuk ikan yang sedang musim dan tersedia melimpah, makan seafood di daerah sumbernya sering memberikan value for money yang menarik.
Seafood Bukan Cuma Enak, Tapi Juga Sumber Protein
Seafood juga punya alasan lain untuk terus dicari.
Ikan, udang dan berbagai hasil laut merupakan sumber protein hewani. KKP mencatat konsumsi ikan masyarakat Indonesia terus tumbuh dan mendorong budaya makan ikan sebagai bagian dari pola konsumsi pangan.
Tetapi tentu saja, “sehat” bukan berarti semua olahan seafood otomatis sehat.
Cara memasak, penggunaan garam, minyak, santan, saus, serta ukuran porsi tetap perlu diperhatikan.
Ikan bakar dengan sambal segar, misalnya, tentu berbeda profil gizinya dengan seafood yang digoreng tepung kemudian disiram saus tinggi gula dan garam.
Jadi, Mau Berburu Seafood ke Mana?
Kalau tujuan Anda adalah seafood segar murah di Indonesia, jangan hanya melihat daftar restoran viral.
Coba lihat daerah asal seafood-nya.
Makassar cocok untuk pecinta ikan bakar dan kepiting.
Ambon menarik untuk ikan segar dengan colo-colo.
Manado cocok bagi penggemar ikan, rempah dan sambal pedas.
Lombok menawarkan kombinasi seafood dan suasana pantai.
Sementara Sulawesi Tenggara menunjukkan bagaimana ikan menjadi bagian kuat dari konsumsi masyarakat sehari-hari.
Pada akhirnya, pengalaman seafood terbaik kadang bukan berada di restoran paling mahal.
Justru bisa jadi ada di warung sederhana dekat pelabuhan, pasar ikan atau rumah makan lokal, ketika ikan baru datang dan langsung masuk panggangan.
Dan mungkin itu salah satu alasan kenapa kuliner laut Indonesia tidak pernah kehabisan cerita.
Dari laut, langsung ke meja makan. Sederhana, segar, dan rasanya Indonesia banget.
