Daily-life.id — Ada satu tren sepatu yang mungkin awalnya bikin orang bertanya, “Ini sneakers atau sandal, sih?” Namanya sneaker mules. Sepatu bergaya sneakers tetapi bagian belakangnya terbuka sehingga bisa langsung dipakai tanpa repot memasukkan tumit.
Model ini sedang ramai diperbincangkan di TikTok dan mulai masuk ke radar fashion 2026. Bahkan sejumlah merek besar ikut mengeksplorasi desain sneaker tanpa bagian belakang. Sneaker ini disebut sebagai salah satu tren sepatu yang cukup kontroversial, tetapi justru di situlah daya tariknya.
Buat sebagian orang, sneaker mules terlihat seperti sneakers yang “dipotong” bagian belakangnya. Namun buat yang mengutamakan praktis, nyaman, tetapi tetap ingin terlihat stylish, model ini justru masuk akal.
Apa Itu Sneaker Mules?
Secara sederhana, sneaker mules adalah perpaduan sneakers dan mule.
Bagian depannya mempertahankan karakter sneakers, bisa berupa bentuk sporty, sol karet, material suede atau mesh—sementara bagian belakang dibuat terbuka seperti mule.
Hasilnya adalah sepatu yang bisa langsung diselipkan ke kaki.
Tidak perlu duduk untuk mengikat tali. Tidak perlu memasukkan tumit dengan susah payah.
Tinggal slip on dan berangkat.
Konsep ini sebenarnya bukan benar-benar baru. Tren sneaker mules sudah mulai terlihat beberapa tahun lalu, termasuk ketika Jordan Brand memperkenalkan Air Jordan Mule Golf pada 2024. Namun pada 2026, model ini berkembang menjadi kategori fashion yang lebih luas dan tidak lagi terbatas untuk aktivitas tertentu.
Kenapa Sneaker Mules Mendadak Menarik?
Ada satu alasan sederhana, yaitu orang semakin mencari sepatu yang gampang dipakai.
Celebrity stylist Derek Warburton melihat sneaker mules sebagai perpaduan antara sepatu sehari-hari, kemudahan penggunaan, dan gaya yang tetap fashionable.
Dan kalau diperhatikan, tren fashion sepatu 2026 memang bergerak ke arah yang cukup menarik.
Setelah bertahun-tahun sneakers chunky mendominasi, fashion mulai bergerak ke bentuk yang lebih ramping, ringan dan fleksibel. ELLE juga mencatat munculnya berbagai sneakers dengan siluet slim, retro, ballet-inspired, hingga sneaker mules.
Jadi, sneaker mules bukan muncul sendirian. Ia menjadi bagian dari pergeseran fashion menuju sepatu yang lebih ringan, versatile dan mudah dipakai.
Tapi Jangan Dipakai Sembarangan
Ini bagian yang menarik.
Karena bentuknya casual, bukan berarti sneaker mules cocok dipadukan dengan semua pakaian.
Stylist Maegan Watson menyarankan agar outfit lainnya tetap terlihat “sengaja dipilih”, bukan seperti kita asal mengambil sepatu paling dekat dengan pintu rumah.
Jadi, kalau memakai sneaker mules, jangan langsung berpikir, “Karena ini sneakers, berarti cocok dengan outfit olahraga.”
Tidak selalu.
Untuk tampilan sehari-hari, justru sneaker mules bisa terlihat lebih keren ketika dipadukan dengan wide-leg jeans, barrel jeans, kaus sederhana dan jaket ringan.
Proporsi menjadi penting karena beberapa sneaker mules memiliki bentuk yang terlihat lebih besar dibanding sneakers biasa. Celana yang terlalu ketat bisa membuat bagian kaki terlihat berat.

Baca juga:
- Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang Adidas, Penjualan Melonjak Meski Investor Sempat Kecewa
- Mengapa Onitsuka Tiger Jadi Incaran Pecinta Fashion Dunia? Bukan Adidas atau Nike
- Christopher Nolan Larang UGG di Lokasi Syuting, Alasannya Ternyata Bukan Soal Fashion! Rahasia Ini Bikin Aktor Kaget
Mau Terlihat Lebih Rapi? Coba Celana Tailored
Sneaker mules ternyata tidak harus selalu terlihat sporty.
Untuk makan siang, brunch atau acara casual, stylist Derek Warburton menyarankan memadukannya dengan tailored pants, trousers atau midi skirt, kemudian menambahkan sweater fitted atau atasan yang lebih rapi.
Ini justru salah satu cara paling menarik menggunakan tren ini.
Sepatu casual di tambah dengan pakaian yang lebih polished.
Kontras tersebut membuat sneaker mules terlihat seperti pilihan fashion yang disengaja.
Pilihan Warna yang Paling Aman
Kalau masih ragu mencoba tren ini, tidak perlu langsung membeli model dengan warna atau motif yang terlalu ramai.
Stylist menyarankan mulai dari siluet sederhana dengan warna putih, cream, suede atau hitam. Warna-warna tersebut lebih gampang dipadukan dengan pakaian yang sudah ada di lemari.
Buat yang baru pertama mencoba, model low-profile juga bisa menjadi pilihan yang lebih aman dibanding sneaker mule yang terlalu bulky.
Jadi, Apakah Sneaker Mules Layak Dicoba?
Menurut Daily-Life.id, layak—kalau kamu memang suka sepatu praktis dan gaya yang effortless.
Kelebihan paling jelas adalah kemudahan. Sepatu bisa dipakai dengan cepat, tetapi tetap memberikan tampilan sneakers.
Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan: bagian belakang yang terbuka membuat karakter dan rasa pakainya berbeda dari sneakers biasa. Untuk aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan atau berjalan jauh, kenyamanan dan kestabilan kaki tetap harus menjadi pertimbangan.
Jangan hanya membeli karena sedang tren.
Coba dulu, jalan beberapa langkah, lihat apakah kaki terasa stabil dan nyaman.
Karena pada akhirnya, fashion yang paling bagus bukan yang paling viral.
Tetapi yang membuat kita terlihat keren tanpa merasa sedang berusaha terlalu keras.
Dan mungkin itulah alasan sneaker mules mulai mendapatkan tempat di tren sepatu 2026: bentuknya santai, cara pakainya gampang, tetapi masih punya cukup karakter untuk membuat outfit sederhana terlihat berbeda.
