6 Wisata Satwa Tersembunyi di Jakarta yang Jarang Diketahui Orang

wisata satwa tersembunyi di Jakarta

Daily-life.id — Sebut “wisata satwa di Jakarta”, dan hampir semua orang bakal langsung mikir Ragunan, Sea World, atau Jakarta Aquarium. Wajar sih, tiga nama itu emang udah jadi ikon lama. Tapi coba deh geser dikit dari radar mainstream. Ternyata Jakarta nyimpen beberapa spot wisata satwa tersembunyi yang nggak kalah seru, cuma emang belum banyak yang ngeh. Yuk, kita bongkar satu-satu.

1. Pulau Rambut, Surga Burung Liar di Kepulauan Seribu

Kalau ngomongin Kepulauan Seribu, orang biasanya langsung kepikiran Pulau Tidung atau Pulau Pramuka buat snorkeling. Padahal ada Pulau Rambut yang jadi habitat alami berbagai jenis burung liar, termasuk beberapa spesies yang tergolong langka.

Karena aksesnya harus nyeberang naik kapal dan emang nggak “dijual” semasif pulau-pulau wisata lain, tempat ini jadi salah satu yang paling underrated buat kamu

yang suka fotografi satwa liar beneran dan bukan yang dikandangin, tapi yang hidup bebas di habitatnya.

Jangan lupa bawa teropong biar makin puas ngelihat burung-burungnya dari dekat.

2. Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Konservasi di Tengah Hype Kuliner PIK

PIK sekarang identik banget sama kafe estetik dan spot foto kekinian. Tapi nggak banyak yang sadar, di kawasan yang sama ada Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk.

Kawasan konservasi mangrove ini, lengkap dengan jalur papan kayu buat jalan-jalan santai sambil ngelihat burung dan satwa liar lain di ekosistemnya.

Bayangin, abis nongkrong di kafe hits PIK, kamu bisa lanjut healing di tengah hutan mangrove tanpa harus keluar area yang sama. Kombinasi yang jarang kepikiran orang.

3. Museum Serangga dan Taman Kupu-kupu, Sudut TMII yang Sering “Kelewat”

Semua orang tahu TMII punya Taman Burung yang ikonik. Tapi coba tanya, berapa banyak yang pernah mampir ke Museum Serangga dan Taman Kupu-kupu-nya?

Padahal koleksinya nggak main-main dan cukup edukatif buat anak-anak yang penasaran sama dunia serangga,

makhluk kecil yang sering dianggap “biasa aja” tapi ternyata punya keragaman bentuk dan warna yang bikin takjub kalau dilihat langsung dari dekat.

4. Dunia Air Tawar & Serangga TMII, Salah Satu Taman Biota Air Tawar Terbesar di Dunia

Masih di kawasan TMII, ada satu lagi area yang sering terlewat: Dunia Air Tawar & Serangga. Di sini ada sekitar 6.000 spesimen dari 126 spesies berbeda, termasuk arwana sampai hiu gergaji air tawar.

Faktanya, ini salah satu taman biota air tawar terbesar di dunia, tapi karena kalah pamor dari Taman Burung dan Museum Komodo TMII, tempat ini jarang jadi prioritas kunjungan padahal isinya kaya banget.

  • wisata satwa tersembunyi di Jakarta

Baca juga:

5. Pusat Primata Schmutzer, “Rahasia” di Dalam Ragunan yang Sering Dilewatkan

Ini yang paling ironis: lokasinya ada di dalam Ragunan, kebun binatang paling terkenal se-Jakarta, tapi banyak pengunjung yang keliling Ragunan tanpa sadar ada zona khusus primata ini.

Berdiri sejak 1864, Pusat Primata Schmutzer jadi rumah bagi bekantan, kukang, sampai gorila, ditempatkan dalam habitat yang didesain menyerupai kondisi alam liar mereka.

Jadi kalau lain kali ke Ragunan, jangan cuma foto-foto di depan kandang gajah — mampir juga ke sini.

6. Museum Fauna Indonesia Komodo & Taman Reptilia, Bangunan Unik yang Isinya Sering Terabaikan

Bangunannya sendiri udah eye-catching banget yang berbentuk komodo raksasa, jadi susah dilewatkan kalau lagi di area TMII.

Tapi anehnya, koleksi di dalamnya (reptil, mamalia, dan serangga yang diawetkan) justru sering cuma jadi tempat numpang foto dari luar doang, tanpa banyak pengunjung yang benar-benar masuk dan eksplorasi isinya.

Terus, Kenapa Sea World dan Jakarta Aquarium Nggak Masuk List Ini?

Sengaja nggak dimasukin, dan ini alasannya: Sea World Ancol dan Jakarta Aquarium & Safari itu justru kebalikan dari tema “tersembunyi”.

Sea World udah berdiri sejak era 90-an dan jadi bagian ikonik dari paket wisata Ancol yang hampir semua warga Jakarta, bahkan luar kota sudah tahu persis.

Jakarta Aquarium & Safari di Neo SOHO juga sama, udah jadi destinasi yang rutin nongol di hampir semua rekomendasi “wajib dikunjungi di Jakarta”.

Keduanya keren dan tetap worth dikunjungi, tapi ya jelas bukan hidden gem. Dua tempat ini udah terlalu mainstream buat masuk daftar “yang jarang diketahui”.

Waktunya Eksplorasi Sisi Lain Jakarta

Jakarta emang identik sama macet dan gedung tinggi, tapi ternyata masih nyimpen banyak sudut yang layak dieksplorasi buat pecinta satwa — nggak melulu harus ke tempat yang itu-itu aja.

Dari burung liar di pulau terpencil, sampai zona primata yang “nyempil” di kebun binatang paling terkenal sekalipun, keenam tempat ini bisa jadi alternatif seru buat liburan akhir pekan yang beda dari biasanya.

Siapa tahu, salah satu dari daftar ini jadi destinasi favorit baru kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *