AI Overviews Google Tekan SEO, Booking Holdings Ungkap Masa Depan Bisnis Travel Digital di Era Pencarian AI

Glenn Fogel (Image: Skift)

AI Overviews Google Menekan SEO Bisnis Travel Digital, Booking Holdings Ungkap Perubahan Besar Dunia Pencarian Online

Jakarta, Daily-Life.id – Dunia digital kembali mengalami perubahan besar. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mesin pencarian mulai mengubah cara masyarakat menemukan informasi, termasuk ketika mencari hotel, tiket pesawat, hingga paket perjalanan.

Perubahan ini semakin terlihat setelah CEO Booking Holdings, Glenn Fogel, mengungkap bahwa perkembangan fitur Google AI Overviews mulai memberikan tekanan terhadap strategi SEO tradisional yang selama ini menjadi salah satu sumber utama trafik digital perusahaan.

Menurut Fogel, perubahan tampilan hasil pencarian Google yang menampilkan ringkasan berbasis AI di bagian atas halaman pencarian telah memberikan dampak terhadap posisi hasil pencarian organik atau SEO.

AI Overviews Google menekan SEO bisnis travel digital karena pengguna kini dapat memperoleh jawaban langsung dari ringkasan AI tanpa harus selalu mengklik tautan biru (blue links) yang selama bertahun-tahun menjadi sumber trafik utama website.

Ketika AI Mulai Mengubah Perjalanan Pengguna Internet

Selama lebih dari dua dekade, strategi SEO menjadi salah satu fondasi utama perusahaan digital untuk mendapatkan pengunjung secara organik melalui mesin pencari.

Modelnya sederhana:

Pengguna mengetik kata kunci → Google menampilkan daftar website → pengguna memilih dan mengunjungi website.

Namun, hadirnya Google AI Overviews mulai mengubah pola tersebut.

Dengan teknologi AI generatif, Google kini mampu memberikan rangkuman jawaban langsung di bagian atas halaman pencarian.

Misalnya, ketika seseorang mencari:

  • “hotel terbaik di Bali”
  • “destinasi wisata Eropa murah”
  • “cara mendapatkan tiket pesawat murah”

Google dapat memberikan ringkasan informasi sebelum pengguna membuka website tertentu.

Perubahan inilah yang membuat perusahaan digital, termasuk industri perjalanan, harus kembali memikirkan strategi pemasaran online mereka.

Booking Holdings Akui SEO Mengalami Tekanan Akibat AI Search

Dalam laporan kinerja kuartal kedua, Glenn Fogel menyampaikan bahwa perubahan pada Google Search memberikan tekanan terhadap trafik SEO perusahaan.

Menurutnya, Booking Holdings melihat adanya dampak dari perubahan cara Google menampilkan hasil pencarian melalui AI Overviews.

“Saya percaya beberapa perubahan yang dilakukan Google dalam tampilan pencarian memang memberikan tekanan terhadap SEO,” ujar Glenn Fogel dalam konferensi laporan keuangan perusahaan.

Meskipun demikian, Fogel menegaskan bahwa dampaknya saat ini masih relatif kecil dibandingkan keseluruhan bisnis Booking Holdings.

Perusahaan yang menaungi berbagai platform perjalanan global tersebut masih memiliki basis pengguna langsung yang kuat.

Fogel menyebut trafik langsung (direct traffic) Booking Holdings masih berada di kisaran pertengahan 60 persen, menunjukkan bahwa banyak pelanggan tetap mengakses layanan Booking secara langsung tanpa melalui mesin pencari.

Mengapa AI Overviews Menjadi Tantangan Besar bagi Industri Travel?

Industri travel merupakan salah satu sektor yang sangat bergantung pada pencarian online.

Sebelum melakukan perjalanan, wisatawan biasanya melakukan banyak riset untuk mencari destinasi, membandingkan harga hotel, membaca ulasan, mencari rekomendasi aktivitas, dan menentukan waktu terbaik untuk berkunjung.

Selama ini, seluruh proses tersebut banyak terjadi melalui Google Search.

Namun, AI mengubah kebiasaan tersebut.

Kini pengguna dapat bertanya langsung kepada AI:

“Buatkan itinerary 7 hari ke Jepang dengan budget Rp20 juta untuk keluarga.”

AI dapat memberikan rekomendasi awal tanpa pengguna harus membuka puluhan website.

Fenomena ini membuat AI Overviews Google menekan SEO bisnis travel digital, karena perusahaan tidak hanya perlu bersaing mendapatkan posisi pertama di Google, tetapi juga harus memastikan informasi mereka dapat ditemukan dan dipahami oleh sistem AI.

Baca Juga:

Dari SEO Menuju GEO: Strategi Baru Bisnis Digital di Era AI

Perubahan ini melahirkan konsep baru yang mulai banyak diperbincangkan dalam industri digital, yaitu:

Generative Engine Optimization (GEO)

Jika SEO berfokus agar website muncul di mesin pencari, GEO berfokus agar sebuah brand dapat muncul sebagai sumber rekomendasi dalam jawaban AI.

Di masa depan, perusahaan travel kemungkinan tidak hanya bertanya:

“Bagaimana website kami berada di halaman pertama Google?”

Tetapi juga:

“Bagaimana AI memilih brand kami sebagai rekomendasi?”

Strategi tersebut membutuhkan pendekatan berbeda, seperti:

1. Konten Berkualitas Tinggi dan Berbasis Pengalaman

AI semakin mampu mengenali konten yang benar-benar memberikan nilai.

Artikel perjalanan yang hanya berisi kata kunci kemungkinan akan semakin sulit bersaing.

Sebaliknya, konten dengan pengalaman nyata, data, opini ahli, informasi lengkap, serta struktur yang jelas,

lebih berpotensi dipercaya oleh mesin AI.

2. Membangun Brand Authority

Di era AI, reputasi menjadi semakin penting.

AI tidak hanya melihat kata kunci, tetapi juga mempertimbangkan siapa sumber informasinya, kredibilitas website, konsistensi konten, serta kualitas referensi.

Artinya, media digital dan perusahaan travel perlu membangun otoritas jangka panjang.

3. Mengoptimalkan Konten untuk Manusia dan Mesin AI

Konten masa depan harus memenuhi dua kebutuhan:

Pertama: mudah dipahami manusia.

Kedua: mudah dipahami teknologi AI.

Karena itu, struktur artikel menjadi semakin penting. Judul harus jelas, pertanyaan pengguna dijawab langsung, penggunaan heading yang rapi, data pendukung, serta referensi terpercaya.

Booking Holdings Tetap Optimistis di Tengah Perubahan AI

Meskipun mengakui adanya tekanan terhadap SEO, Booking Holdings tetap melihat peluang besar dari perkembangan AI.

Menurut perusahaan, teknologi AI juga dapat membantu meningkatkan pengalaman pelanggan.

AI dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi perjalanan personal, membantu pencarian hotel, meningkatkan layanan pelanggan, serta mempercepat proses pemesanan.

Dengan kata lain, AI bukan hanya ancaman bagi industri perjalanan, tetapi juga peluang untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih mudah dan personal.

Masa Depan Travel Digital: AI Tidak Menghapus SEO, Tetapi Mengubah Permainannya

Perubahan terbesar yang terjadi saat ini bukan hilangnya SEO, melainkan evolusi cara pengguna menemukan informasi.

SEO tetap penting, tetapi standar keberhasilannya berubah.

Perusahaan tidak cukup hanya mengejar ranking Google.

Mereka harus membangun kredibilitas, konten berkualitas, pengalaman pengguna, dan kepercayaan brand.

Fenomena AI Overviews Google menekan SEO bisnis travel digital menjadi tanda bahwa dunia pemasaran online memasuki babak baru.

Bagi industri travel, masa depan bukan lagi hanya tentang siapa yang muncul paling tinggi di halaman pencarian, tetapi siapa yang paling dipercaya oleh manusia dan teknologi AI.

Perkembangan AI Search menjadi momentum penting bagi seluruh pelaku industri digital. AI Overviews Google menekan SEO bisnis travel digital, namun perubahan ini juga membuka peluang baru bagi perusahaan yang mampu beradaptasi lebih cepat.

Di era pencarian berbasis kecerdasan buatan, bisnis travel yang memiliki konten kuat, reputasi terpercaya, dan strategi digital yang tepat akan memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan perhatian wisatawan global.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *