Barbara Palvin Tanggapi Kritik Usai Kembali ke Runway Victoria’s Secret, Enam Minggu Setelah Melahirkan

Barbara Palvin

Daily-life.id – Kembali bekerja setelah melahirkan bukanlah perjalanan yang sama bagi setiap perempuan. Hal ini menjadi perbincangan setelah supermodel Barbara Palvin kembali tampil di panggung Victoria’s Secret Fashion Show 2026 hanya enam minggu setelah melahirkan anak pertamanya.

Penampilan model asal Hungaria berusia 33 tahun tersebut menuai beragam reaksi di media sosial. Sebagian memberikan apresiasi atas kepercayaan dirinya kembali ke runway, sementara lainnya mempertanyakan apakah seorang ibu sebaiknya sudah kembali bekerja dalam waktu yang relatif singkat setelah persalinan.

Menanggapi berbagai komentar tersebut, Barbara akhirnya angkat bicara dalam wawancara eksklusif bersama E! News saat menghadiri acara Sprouse House Halloween Party di Los Angeles, 31 Oktober 2026.

Setiap Perjalanan Postpartum Berbeda

Barbara mengaku menerima respons yang cukup berimbang dari masyarakat. Ada yang senang melihatnya kembali berjalan di runway, tetapi tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa dirinya seharusnya masih beristirahat di rumah.

Menanggapi perbedaan pendapat tersebut, Barbara menyampaikan bahwa setiap perempuan memiliki perjalanan postpartum yang berbeda. Menurutnya, pengalaman yang sedang ia jalani merupakan pilihan dan perjalanan pribadinya sendiri.

Ia juga mengaku sempat merasa kewalahan menghadapi begitu banyak perhatian dan komentar publik. Namun, dukungan dari suami dan keluarga menjadi salah satu hal yang membantunya melewati masa tersebut.

Barbara menikah dengan aktor Dylan Sprouse pada Juli 2023. Keduanya menyambut kelahiran putri pertama mereka, Sylvie, pada 7 September 2026.

Kembali ke Victoria’s Secret, Bukan Berarti Semua Ibu Harus Sama

Pada 18 Oktober 2026, Barbara tampil dalam Victoria’s Secret Fashion Show di Los Angeles. Ia memperlihatkan dua penampilan berbeda di runway, sekitar enam minggu setelah melahirkan.

Kehadirannya menjadi salah satu momen yang banyak diperbincangkan dalam peragaan busana tersebut. Namun, Barbara juga menyadari bahwa penampilan di atas panggung tidak selalu menggambarkan kondisi seorang ibu dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam unggahan Instagram pada 22 Oktober 2026, ia sebelumnya mengungkapkan bahwa tim Victoria’s Secret mendukung dirinya selama menjalani masa postpartum. Bahkan, ia menceritakan bahwa bantalan menyusui harus dijahit ke dalam bra yang dikenakannya saat pertunjukan.

Barbara juga mengingatkan bahwa setiap perjalanan setelah melahirkan tidak bisa dibandingkan satu sama lain. Penampilan yang terlihat sempurna di atas runway hanyalah sebagian kecil dari kehidupannya sebagai ibu baru.

Baginya, ada hari-hari ketika sekadar memiliki waktu untuk mandi atau menikmati makanan dengan tenang sudah menjadi pencapaian tersendiri.

Baca Juga:

Dukungan Suami Menjadi Bagian Penting

Selain membicarakan perjalanan menjadi ibu, Barbara juga mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan Dylan Sprouse.

Sebelumnya, Dylan menjadi sorotan ketika terlihat berdiri dan memberikan tepuk tangan penuh semangat saat sang istri berjalan di runway Victoria’s Secret.

Dylan mengaku sangat bangga terhadap Barbara. Ia juga menyampaikan bahwa memberikan dukungan kepada pasangan yang sedang melakukan sesuatu yang membanggakan seharusnya menjadi hal yang wajar, bukan sesuatu yang dianggap luar biasa.

Barbara sendiri merasa bahagia karena Dylan berhasil tiba tepat waktu untuk menyaksikan penampilannya, mengingat sang suami harus menyelesaikan pekerjaan syuting sebelum menghadiri acara tersebut.

Pesan Barbara untuk Para Ibu Baru

Di tengah berbagai komentar yang diterimanya, Barbara memiliki pesan sederhana bagi perempuan yang baru menjalani kehidupan sebagai ibu: jangan takut meminta bantuan.

Pesan tersebut terasa relevan karena menjadi ibu bukan hanya tentang merawat bayi, tetapi juga menjalani proses adaptasi secara fisik, emosional, dan mental.

Kisah Barbara mengingatkan bahwa tidak ada standar tunggal untuk menentukan kapan seorang perempuan harus kembali bekerja, beraktivitas, atau merasa percaya diri dengan tubuhnya setelah melahirkan.

Ada ibu yang siap kembali bekerja lebih cepat, ada pula yang membutuhkan waktu lebih panjang. Keduanya bukan sesuatu yang perlu dibandingkan.

Pada akhirnya, perjalanan menjadi ibu bukan perlombaan untuk segera kembali seperti sebelum hamil. Setiap perempuan berhak menjalani prosesnya sendiri, mendapatkan dukungan, dan menentukan langkah sesuai kondisi serta kebutuhannya.

Karena menjadi ibu yang hebat bukan tentang seberapa cepat seseorang kembali ke rutinitas, melainkan bagaimana seorang perempuan dapat menjalani fase baru kehidupannya dengan dukungan dan pilihan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *