Dari Keselamatan Jalan hingga Pemulihan Bencana: Langkah Nyata Bridgestone Indonesia Merawat Masa Depan

Di tengah meningkatnya tantangan mobilitas dan risiko bencana di Indonesia, Bridgestone Indonesia menegaskan perannya bukan hanya sebagai produsen ban,

tetapi sebagai mitra masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Melalui dua inisiatif strategis di awal 2026, perusahaan ini menghadirkan dampak nyata di ranah kemanusiaan dan keselamatan jalan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui bantuan pemulihan bencana hidrometeorologi di Sumatra serta pelaksanaan Road Safety School Program (RSSP) 2025 di Kota Bekasi,

dua program yang secara langsung menyentuh kehidupan lebih dari 4.000 jiwa.

Solidaritas di Tengah Bencana Sumatra

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Bridgestone Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai hampir Rp300 juta bagi masyarakat terdampak bencana di

Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Agam, Sumatra Barat. Bantuan ini disalurkan melalui Dompet Dhuafa dan mencakup kebutuhan darurat hingga pemulihan jangka panjang.

Mulai dari layanan kesehatan, dapur umum, paket kebutuhan keluarga, hingga pembangunan sekolah darurat, hunian sementara, serta fasilitas air bersih.

Bantuan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar sekaligus mendukung ketahanan masyarakat pascabencana.

“Nilai kemanusiaan tidak cukup disampaikan lewat kata-kata. Ia harus hadir dalam tindakan nyata,” ujar Yunus Triyonggo, Director HRGA Bridgestone Indonesia.

Kolaborasi ini juga melibatkan serikat pekerja, koperasi karyawan, dan Dewan Kesejahteraan Masjid Bridgestone Indonesia, memperkuat semangat gotong royong lintas elemen.

Membangun Budaya Aman Sejak Bangku Sekolah

Di sisi lain, Bridgestone Indonesia memandang keselamatan jalan sebagai investasi jangka panjang. Melalui Road Safety School Program 2025,

perusahaan menghadirkan pendekatan menyeluruh di SMP Negeri 1 Bekasi, melanjutkan inisiatif serupa yang sukses pada tahun sebelumnya.

Sebanyak 15 jenis infrastruktur keselamatan jalan dibangun, mulai dari rambu lalu lintas, Zona Selamat Sekolah (ZOSS), zebra cross, hingga perlengkapan keselamatan pendukung.

Program ini dijalankan bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan para ahli transportasi.

Tak berhenti pada infrastruktur, RSSP juga menekankan edukasi dan partisipasi aktif siswa melalui webinar, workshop, dan pemanfaatan Youth Engagement Apps,

yang mendorong pelajar memahami risiko lalu lintas di lingkungan sekitar mereka.

“Keselamatan generasi muda adalah fondasi masa depan Indonesia,” tegas Yunus. Pendekatan ini menempatkan siswa, guru, dan orang tua sebagai agen perubahan, bukan sekadar penerima manfaat.

Baca juga:

Komitmen Berkelanjutan untuk Mobilitas yang Lebih Aman

Kedua inisiatif ini menjadi implementasi nyata dari Bridgestone E8 Commitment, khususnya pada nilai Empowerment, Ecology, dan Ease,

sebuah kerangka keberlanjutan yang menempatkan manusia, lingkungan, dan kenyamanan mobilitas dalam satu kesatuan visi.

Melalui langkah-langkah ini, Bridgestone Indonesia menunjukkan bahwa keselamatan dan kepedulian sosial bukan agenda musiman, melainkan bagian integral dari strategi jangka panjang perusahaan.

Di balik roda yang terus berputar, ada tanggung jawab untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, dan setiap komunitas memiliki daya untuk bangkit.

Bridgestone Indonesia memilih hadir bukan hanya di jalan raya, tetapi juga di ruang-ruang kehidupan masyarakat, menautkan keselamatan, empati, dan keberlanjutan dalam satu gerak yang konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *