Jakarta — Tren hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 mulai ramai dibicarakan di dunia café dan lifestyle global.
Setelah matcha latte mendominasi media sosial selama beberapa tahun terakhir, kini banyak pecinta minuman modern mulai beralih ke hojicha latte karena dianggap lebih “cozy”, lebih rendah kafein, dan memiliki rasa roasted yang lebih nyaman di lidah.
Fenomena hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 semakin terlihat di berbagai coffee shop premium dunia, mulai dari Jepang, London, hingga Amerika Serikat. Bahkan banyak analis beverage menyebut hojicha latte sebagai “the next matcha”.
Berbeda dari matcha yang memiliki rasa grassy dan lebih kuat, hojicha latte menawarkan karakter roasted, nutty, caramel-like, dan creamy, yang dianggap lebih cocok untuk gaya hidup modern dan wellness culture saat ini.
Apa Itu Hojicha Latte dan Mengapa Mendadak Viral?
Hojicha latte adalah minuman berbahan dasar teh hijau Jepang yang dipanggang (roasted green tea), kemudian dicampur susu sehingga menghasilkan rasa hangat dan lembut.
Tren hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 meningkat karena banyak konsumen mulai mencari alternatif kopi dan matcha yang lebih rendah kafein, lebih nyaman untuk lambung, dan tetap memberi efek calming.
Menurut laporan tren café global, pencarian “hojicha latte” bahkan meningkat lebih dari 170% secara global dalam setahun terakhir.
Mengapa Gen Z Mulai Beralih ke Hojicha Latte?
Banyak pengamat lifestyle menyebut Gen Z mulai meninggalkan minuman dengan stimulasi tinggi dan beralih ke minuman yang memberi efek relaxing, comforting, dan emotionally soothing.
Karena itulah, hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 yang sangat cocok dengan budaya: slow living, self-care, hingga cozy lifestyle yang sedang viral di media sosial.
Berbeda dengan kopi atau matcha yang memiliki kadar kafein cukup tinggi, hojicha memiliki kadar kafein jauh lebih rendah sehingga bisa diminum malam hari tanpa membuat gelisah.
Baca Juga:
- Jangan Asal Minum Vitamin! Ini Waktu Terbaik Konsumsi Vitamin Menurut Pakar Kesehatan
- Panduan Diet Sehat Sesuai Usia Agar Kebutuhan Vitamin Tetap Terpenuhi
- “Bukan Lagi Kopi!” Protein Hot Chocolate Jadi Minuman Viral 2026 yang Disebut Lebih Sehat dan Bikin Kenyang Lebih Lama
Coffee Shop Dunia Mulai Berlomba Menjual Hojicha Latte
Ledakan tren hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 membuat banyak café specialty mulai memasukkan hojicha latte ke menu utama mereka.
Bahkan beberapa chain café besar di Asia mulai menghadirkan iced hojicha latte, hojicha maple latte, hojicha dessert drink, hingga hojicha soft cream.
Banyak pengguna Reddit dan komunitas tea enthusiast menyebut rasa hojicha latte lebih “nutty”, “chocolatey”, dan “comforting” dibanding matcha latte biasa.
Hojicha Latte dan Era “Comfort Beverage”
Menariknya, tren hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 tidak lagi hanya dianggap bagian dari tea culture, tetapi sudah masuk ke kategori emotional beverage.
Banyak konsumen kini memilih minuman berdasarkan mood, kenyamanan emosional, pengalaman minum, hingga efek relaksasi.
Fenomena ini membuat industri beverage global bergerak menuju calming drinks, low caffeine beverage, functional wellness drink, dan comfort café culture.
Indonesia Berpotensi Mengikuti Tren Hojicha Latte
Di Indonesia sendiri, tren hojicha latte mulai muncul di café specialty dan coffee shop urban, terutama di Jakarta, Bandung, dan Bali.
Banyak konsumen mulai tertarik mencoba hojicha karena tampilannya aesthetic, rasanya lebih ringan, dan cocok untuk orang yang mulai mengurangi konsumsi kopi.
Beberapa café bahkan mulai menghadirkan hojicha oat latte, iced hojicha cream, hingga hojicha dessert fusion.
Hojicha Latte Disebut Akan Jadi Minuman Paling Dicari 2026
Laporan beverage trend global menyebut bahwa hojicha latte jadi tren minuman wellness 2026 karena memenuhi kebutuhan konsumen modern lebih mindful, lebih calming, dan tetap aesthetic untuk media sosial.
Dan banyak analis percaya, hojicha latte baru berada di awal ledakan popularitas globalnya.
Apa itu hojicha latte?
Hojicha latte adalah minuman berbahan roasted Japanese green tea yang dicampur susu dengan rasa roasted, nutty, dan rendah kafein.
Mengapa hojicha latte viral?
Karena dianggap lebih calming, cozy, dan cocok untuk wellness lifestyle modern dibanding kopi atau matcha.
Apa perbedaan hojicha dan matcha?
Matcha memiliki rasa grassy dan kadar kafein tinggi, sedangkan hojicha lebih roasted, lembut, dan rendah kafein.
Di tengah dunia yang semakin cepat dan penuh stimulasi, mungkin banyak orang mulai mencari sesuatu yang lebih sederhana — minuman yang bukan hanya enak, tetapi juga memberi rasa tenang.
Dan mungkin itulah alasan mengapa hojicha latte terasa begitu menarik hari ini.
Karena terkadang, kenyamanan paling sederhana bisa datang hanya dari secangkir minuman hangat.
Referensi:
- Caffeine in Hojicha. Available at: Hojicha Co – Caffeine in Hojicha
- What Happens to Your Body When You Drink Hojicha Regularly. Available at: Verywell Health – Hojicha Tea Benefits
- The Nature and the Origin of Polyphenols in Hoji-cha (Roasted Green Tea). Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry, 31(11), pp.1283–1287. Available at: Oxford Academic – Polyphenols in Hoji-cha
- Exploring the Bioaccessibility of Roasted Japanese Green Tea: Impact of Simulated Gastrointestinal Digestion. Foods, 14(2), 311. Available at: MDPI Foods – Roasted Japanese Green Tea Study
