Daily-Life.id — Dunia basket kembali berduka. Michael Sweetney, mantan pemain New York Knicks dan Chicago Bulls, meninggal dunia pada usia 43 tahun. Kabar ini diumumkan keluarganya pada 17 September 2026. Sampai berita ini ditulis, penyebab kematian Michael Sweetney belum dipublikasikan.
Kabar tersebut tentu mengejutkan, mengingat Michael Sweetney masih relatif muda. Ia bukan hanya pernah bermain di NBA, tetapi juga memiliki perjalanan menarik sejak menjadi bintang Georgetown hingga kemudian melanjutkan kehidupannya di dunia kepelatihan.
Michael Sweetney Meninggal di Usia 43 Tahun
Michael Sweetney meninggal pada 16 September 2026 di Newark Beth Israel Medical Center, New Jersey. Kabar kepergiannya kemudian disampaikan oleh sang istri, India Sweetney, melalui unggahan di media sosial.
Dalam pesan tersebut, India menggambarkan Michael sebagai sosok yang sangat dekat dengan keluarganya. Ia menyebut anak-anak mereka sebagai cahaya dalam kehidupan Michael dan mengenang hubungan mereka yang sudah berjalan sekitar tiga dekade.
Sementara itu, penyebab kematian Michael Sweetney belum diumumkan secara resmi. Karena itu, berbagai spekulasi mengenai penyebab kepergiannya sebaiknya tidak dianggap sebagai fakta.
Dari Georgetown hingga Dipilih Knicks
Sebelum masuk NBA, Sweetney sudah lebih dulu dikenal sebagai pemain penting Georgetown Hoyas.
Selama tiga musim di Georgetown, ia mencatat rata-rata 18,2 poin, 9,2 rebound, dan 1,9 blok per pertandingan. Pada musim terakhirnya, 2002–03, performanya semakin menonjol dengan rata-rata 22,8 poin, 10,4 rebound, dan 3,2 blok per pertandingan.
Performa tersebut membuat New York Knicks memilih Sweetney sebagai pilihan ke-9 NBA Draft 2003.
Menariknya, draft tahun tersebut juga diisi sejumlah nama besar seperti LeBron James, Carmelo Anthony, Dwyane Wade, dan Chris Bosh.
Baca Juga:
- Hayden Panettiere Meninggal di Usia 36 Tahun: Apa yang Terjadi di Jam-Jam Terakhir, dan Mengapa Nama Brian Hickerson Kembali Disorot?
- Kaylee Hottle Meninggal di Usia 18 Tahun, Bintang Godzilla Tinggalkan Warisan Besar di Hollywood
- Bintang Muda Piala Dunia Jayden Adams Meninggal di Usia 25 Tahun, Dunia Sepak Bola Berduka
Empat Musim di NBA
Sweetney memperkuat Knicks dari 2003 sampai 2005 sebelum kemudian bergabung dengan Chicago Bulls hingga 2007.
Selama empat musim NBA, ia bermain dalam 233 pertandingan, termasuk 73 kali sebagai starter. Statistik karier NBA-nya tercatat rata-rata 6,5 poin dan 4,5 rebound dalam 15,5 menit bermain per pertandingan.
Setelah meninggalkan NBA, perjalanan basket Sweetney belum selesai. Ia masih bermain secara profesional di luar Amerika Serikat sebelum akhirnya mengakhiri karier bermain pada 2017.
Setelah NBA, Sweetney Beralih ke Dunia Kepelatihan
Salah satu bagian menarik dari perjalanan Michael Sweetney adalah kehidupannya setelah tidak lagi bermain di NBA.
Ia kemudian masuk ke dunia kepelatihan dan bergabung sebagai assistant coach di Yeshiva University pada 2019. Di lingkungan tersebut, ia dikenal bukan hanya karena pengalaman sebagai pemain NBA, tetapi juga karena kedekatannya dengan komunitas dan pemain muda.
Sweetney juga pernah berbicara secara terbuka mengenai pengalaman sulit yang dialaminya ketika masih berkarier sebagai pemain NBA, termasuk persoalan depresi dan tekanan yang muncul setelah transisi dari pemain bintang di level kampus ke NBA.
Karena itu, kisah Michael Sweetney sebenarnya tidak berhenti pada statistik pertandingan.
Ia pernah berada di panggung besar NBA, menghadapi tekanan sebagai pemain muda, meninggalkan dunia profesional, kemudian kembali ke lapangan melalui jalur kepelatihan.
Kini, dunia basket mengenang Michael Sweetney bukan hanya sebagai mantan pemain Knicks dan Bulls, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan Georgetown dan sosok yang tetap dekat dengan olahraga setelah karier NBA-nya berakhir.
Selamat jalan, Michael Sweetney.
