Mata Terasa Kering Terus? Ternyata Bukan Sekadar Kurang Tidur, Ini 3 Pelajaran Penting yang Sering Terlambat Disadari

Penyebab mata kering

JAKARTA – Pernah merasa mata seperti berpasir, perih, mudah lelah, berair, atau penglihatan tiba-tiba buram setelah bekerja di depan komputer? Banyak orang menganggap kondisi tersebut hanyalah efek kurang tidur atau terlalu lama menatap layar. Padahal, penyebab mata kering yang sering tidak disadari bisa jauh lebih kompleks dan bahkan berkembang menjadi Dry Eye Disease (DED) apabila tidak ditangani dengan tepat.

Sebuah kisah yang dimuat Prevention menggambarkan bagaimana seorang pasien baru memahami kondisi matanya setelah menjalani perjalanan panjang menghadapi dry eye. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa penanganan mata kering bukan sekadar membeli obat tetes mata, melainkan memahami penyebab, kebiasaan sehari-hari, dan kapan harus berkonsultasi dengan dokter.

1. Mata Kering Tidak Selalu Berarti Air Mata Anda Kurang

Salah satu penyebab mata kering yang sering tidak disadari adalah kualitas air mata yang buruk, bukan jumlahnya.

Air mata terdiri dari lapisan minyak, air, dan lendir. Jika salah satu lapisan terganggu, air mata akan menguap terlalu cepat sehingga permukaan mata kehilangan kelembapan. Akibatnya muncul sensasi perih, terbakar, berpasir, mata merah, hingga penglihatan yang berubah-ubah.

2. Terlalu Lama Menatap Layar Bisa Memperparah Dry Eye

Saat bekerja di depan laptop atau menggunakan ponsel, frekuensi berkedip menurun sehingga air mata lebih cepat menguap.

Dokter mata menyarankan menerapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 20 kaki (±6 meter) selama 20 detik. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi ketegangan mata dan menjaga kelembapan permukaan mata.

3. Obat Tetes Mata Bukan Solusi untuk Semua Orang

Banyak orang langsung membeli obat tetes mata ketika merasa tidak nyaman.

Padahal, jika digunakan tidak sesuai penyebabnya, keluhan bisa tetap berulang. Dokter mungkin menyarankan air mata buatan tanpa pengawet, kompres hangat, perubahan gaya hidup, hingga terapi khusus bila terdapat gangguan pada kelenjar minyak kelopak mata atau penyakit lain yang mendasarinya.

Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Dry Eye?

Risiko meningkat pada usia di atas 50 tahun, perempuan setelah menopause, pengguna lensa kontak, penderita diabetes atau penyakit autoimun, serta pengguna obat tertentu seperti antihistamin dan antidepresan.

Baca Juga:

Cara Membantu Mengurangi Gejala Mata Kering

Beberapa langkah yang direkomendasikan dokter mata antara lain:

  • menggunakan air mata buatan sesuai anjuran,
  • menjaga tubuh tetap terhidrasi,
  • meningkatkan konsumsi makanan kaya omega-3 (salmon, sarden, makarel),
  • menggunakan humidifier jika ruangan ber-AC,
  • tidur cukup,
  • tidak mengarahkan kipas atau AC langsung ke wajah,
  • melakukan pemeriksaan mata jika keluhan menetap.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa ke dokter mata jika mata kering disertai nyeri hebat, penurunan penglihatan, sensitif terhadap cahaya, mata merah yang tidak membaik, serta gejala yang berlangsung lebih dari beberapa minggu meski sudah menggunakan air mata buatan.

Memahami penyebab mata kering yang sering tidak disadari dapat membantu mencegah gangguan yang lebih serius. Mata kering bukan sekadar akibat kelelahan, tetapi dapat dipengaruhi oleh usia, kualitas air mata, kebiasaan menggunakan perangkat digital, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Semakin cepat penyebabnya dikenali, semakin besar peluang untuk mengendalikan gejala dan menjaga kualitas penglihatan dalam jangka panjang.

FAQ

Apa penyebab mata kering yang paling sering?
Penyebabnya antara lain penguapan air mata yang terlalu cepat, usia, penggunaan layar digital, perubahan hormon, dan penyakit tertentu.

Apakah mata kering bisa sembuh?
Sebagian besar kasus dapat dikendalikan dengan perubahan gaya hidup, penggunaan obat tetes yang tepat, dan terapi sesuai penyebabnya.

Apakah terlalu lama melihat layar menyebabkan mata kering?
Ya. Menatap layar membuat frekuensi berkedip berkurang sehingga air mata lebih cepat menguap.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *