Bolu Batik Kukus JS Luwansa, Cara Kreatif Rayakan Hari Batik Nasional

Bolu Batik Kukus JS Luwansa

Daily-life.id – Merayakan Hari Batik Nasional tidak selalu harus dengan mengenakan kain batik. JS Luwansa Hotel and Convention Center menghadirkan cara yang lebih kreatif melalui Bolu Batik Kukus JS Luwansa, sajian yang membawa motif batik ke dalam dunia pastry.

Berlangsung pada 2 Oktober 2026, kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Batik Nasional sekaligus menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia dapat diterjemahkan melalui berbagai bentuk kreativitas, termasuk kuliner.

JS Luwansa berkolaborasi dengan Sepercik Tawa dan Lenny Hadiawati untuk menghadirkan pengalaman membuat bolu kukus dengan motif batik. Peserta tidak hanya menikmati hasil akhirnya, tetapi juga melihat langsung bagaimana motif dibuat menggunakan adonan kue sebelum proses pengukusan.

Bolu Batik Kukus JS Luwansa Bawa Batik ke Dunia Kuliner

Bagi sebagian orang, batik identik dengan pakaian, kain tradisional, atau busana formal. Namun, melalui Bolu Batik Kukus JS Luwansa, motif batik diperkenalkan dalam bentuk yang lebih dekat dengan keseharian.

Permukaan bolu dihias dengan motif yang menyerupai pola batik. Prosesnya membutuhkan ketelitian karena adonan harus diatur sedemikian rupa agar motif tetap terlihat setelah kue dikukus.

Hasilnya bukan hanya menarik secara visual. Kreasi tersebut juga menjadi pengalaman kuliner yang mempertemukan unsur budaya, kreativitas, dan pastry dalam satu kegiatan.

Marketing Communications Manager JS Luwansa Hotel and Convention Center, Tari, mengatakan bahwa perayaan Hari Batik Nasional dapat menjadi momentum untuk menghadirkan kembali cerita mengenai batik melalui cara yang sederhana dan menyenangkan.

“Bagi kami, memperingati Hari Batik Nasional bukan hanya tentang mengenakan batik, tetapi juga bagaimana kita dapat terus menghadirkan nilai dan cerita di balik batik melalui berbagai bentuk kreativitas,” ujar Tari.

Bukan Sekadar Baking, Ada Pengalaman Kreatif

Yang menarik dari kegiatan ini adalah peserta mendapatkan pengalaman membuat sendiri kreasi bernuansa batik. Lenny Hadiawati turut memperagakan bagaimana adonan kue dapat digunakan untuk membentuk motif sebelum bolu dikukus.

Konsep seperti ini membuat aktivitas baking tidak hanya berorientasi pada hasil makanan. Ada proses belajar, mencoba teknik baru, sekaligus mengenal budaya Indonesia dari sudut pandang yang berbeda.

Bagi keluarga maupun pencinta aktivitas kreatif, pendekatan tersebut juga bisa menjadi alternatif kegiatan akhir pekan yang tidak hanya menghibur, tetapi memberikan pengalaman baru.

Baca Juga:

Workshop Kreatif Jadi Aktivitas Akhir Pekan

Kegiatan Bolu Batik Kukus JS Luwansa juga sejalan dengan program workshop yang rutin dihadirkan hotel setiap akhir pekan.

Setiap Sabtu dan Minggu, JS Luwansa menghadirkan berbagai kegiatan kreatif, mulai dari baking, merangkai bunga, pottery class, hingga aktivitas kreatif untuk anak-anak.

Artinya, hotel tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan kuliner. Ada pula ruang bagi tamu dan masyarakat untuk belajar, mencoba aktivitas baru, serta menghabiskan waktu bersama keluarga maupun orang terdekat.

Bagi Daily-life.id, pendekatan seperti ini menarik karena memperlihatkan bagaimana sebuah hotel dapat menjadi ruang pengalaman. Budaya tidak harus selalu diperkenalkan melalui acara besar. Bolu Batik Kukus JS Luwansa menunjukkan bahwa sebuah resep, adonan kue, dan kreativitas juga dapat menjadi medium untuk mengenalkan cerita Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *