Massa Otot Mulai Menurun Sejak Usia 30 Tahun, HiLo Strong Fest 2026 Ajak Masyarakat #NabungOtot Lewat Festival Workout Terbesar di Indonesia

HiLo Strong Fest 2026

JAKARTA – Massa otot mulai menurun sejak usia 30 tahun, tetapi banyak orang baru menyadarinya ketika kemampuan fisik mulai menurun pada usia lanjut.

Padahal, proses kehilangan massa dan kekuatan otot atau yang dikenal sebagai sarcopenia berlangsung secara perlahan selama bertahun-tahun tanpa gejala yang jelas.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko jatuh, patah tulang, menurunkan kualitas hidup, hingga memperbesar kemungkinan terjadinya berbagai penyakit kronis apabila tidak dicegah sejak dini.

Karena itu, HiLo menghadirkan HiLo Strong Fest 2026, sebuah kampanye nasional bertajuk #NabungOtot yang mengajak masyarakat mulai berinvestasi pada kesehatan otot sejak usia produktif melalui olahraga dan asupan protein yang cukup.

Berbeda dengan anggapan bahwa menjaga otot hanya penting bagi atlet atau penggemar kebugaran, para ahli menegaskan bahwa massa otot merupakan “tabungan kesehatan” yang akan menentukan kualitas hidup seseorang di masa depan.

Semakin baik kondisi otot sejak muda, semakin besar peluang seseorang tetap aktif, mandiri, dan sehat ketika memasuki usia lanjut.

Inilah yang menjadi pesan utama HiLo Strong Fest 2026 yang akan digelar di 14 kota di Indonesia sebagai bagian dari edukasi nasional mengenai pentingnya menjaga kekuatan otot.

Massa Otot Mulai Menurun Sejak Usia 30 Tahun, Mengapa Bisa Terjadi?

Salah satu tantangan terbesar dalam menjaga kesehatan masyarakat adalah rendahnya kesadaran mengenai sarcopenia.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa massa otot mulai menurun sejak usia 30 tahun apabila tubuh jarang melakukan latihan kekuatan dan tidak memperoleh asupan protein yang cukup.

Penurunan ini berlangsung perlahan sehingga sering tidak disadari hingga memasuki usia lanjut.

Berbeda dengan osteoporosis yang lebih dikenal luas, sarcopenia sering berkembang tanpa disadari hingga seseorang mengalami penurunan kemampuan bergerak, keseimbangan, atau kekuatan fisik.

Secara medis, sarcopenia merupakan kondisi berkurangnya massa, kekuatan, dan fungsi otot akibat proses penuaan.

Akibatnya, seseorang dapat mengalami penurunan metabolisme, lebih mudah lelah, risiko cedera meningkat, hingga kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari ketika memasuki usia lanjut.

Melalui momentum World Sarcopenia Day, HiLo ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa menjaga otot bukan sekadar untuk penampilan, melainkan investasi kesehatan jangka panjang.

Kampanye #NabungOtot mengajak masyarakat mulai membangun kebiasaan hidup aktif sejak sekarang agar kualitas hidup tetap optimal di masa depan.

Baca Juga:

HiLo Strong Fest 2026 Ajak Masyarakat Nabung Otot Lewat Festival Workout Terbesar di Indonesia

Untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya kesehatan otot, HiLo menyelenggarakan HiLo Strong Fest 2026, festival kebugaran berskala nasional yang akan hadir di 14 kota di Indonesia.

Program ini tidak hanya menghadirkan berbagai sesi olahraga, tetapi juga menggabungkan edukasi nutrisi,

konsultasi kesehatan, pengalaman interaktif, hingga aktivitas komunitas yang bertujuan membangun kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan.

Berbeda dari acara olahraga konvensional, HiLo Strong Fest mengusung konsep festival yang terbuka bagi berbagai kelompok usia, mulai dari pemula yang baru ingin memulai gaya hidup aktif hingga mereka yang telah rutin berolahraga.

Melalui pendekatan tersebut, HiLo berharap masyarakat dapat memahami bahwa membangun kekuatan otot bukan aktivitas sesaat, melainkan proses yang perlu dilakukan secara konsisten sepanjang hidup.

Latihan Beban dan Protein untuk Menjaga Massa Otot Menjadi Kombinasi Terbaik

Banyak orang masih beranggapan bahwa olahraga kardio seperti berlari atau bersepeda sudah cukup untuk menjaga kesehatan tubuh.

Padahal, latihan kekuatan (strength training) memiliki peran yang tidak kalah penting dalam mempertahankan massa otot.

Aktivitas seperti angkat beban, resistance band, body weight training, hingga latihan fungsional mampu merangsang pembentukan otot sekaligus menjaga kepadatan tulang.

Namun olahraga saja tidak cukup.

Tubuh juga membutuhkan asupan protein berkualitas agar proses regenerasi dan pembentukan otot berlangsung optimal.

Karena itu, HiLo terus mengembangkan berbagai produk tinggi protein yang dirancang untuk mendukung kebutuhan nutrisi masyarakat sesuai kelompok usia dan gaya hidup.

Melalui kampanye #NabungOtot, HiLo berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa massa otot mulai menurun sejak usia 30 tahun,

sehingga kebiasaan berolahraga dan memenuhi kebutuhan protein sebaiknya dimulai sedini mungkin.

Referensi:

  • Dent, E., Morley, J.E., Cruz-Jentoft, A.J., Arai, H., Kritchevsky, S.B., Guralnik, J., Bauer, J.M., Pahor, M., Clark, B.C., Cesari, M. & Ruiz, J.G. (2018) International Clinical Practice Guidelines for Sarcopenia (ICFSR): Screening, Diagnosis and Management. The Journal of Nutrition, Health & Aging, 22(10), pp.1148–1161.
  • Alfonso J. Cruz-Jentoft, Bahat, G., Bauer, J., Boirie, Y., Bruyère, O., Cederholm, T., Cooper, C., Landi, F., Rolland, Y., Sayer, A.A., Schneider, S.M. & Sieber, C.C. (2019) Sarcopenia: Revised European Consensus on Definition and Diagnosis. Age and Ageing, 48(1), pp.16–31.
  • International Society of Sports Nutrition, Robert W. Morton et al. (2018). International Society of Sports Nutrition Position Stand: Protein and Exercise. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 15(20).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *